Sekolahku

A. Profil sekolah
SMP Negeri 1 Bangli didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendiidkan dan Kebudayaan RI Nomor. 187/SK/B/III/1960 tanggal 25 Mei 1960 dan diliquidasi pada tanggal 1 Agustus 1960. Pada saat berdirinya sekolah ini memiliki murid hanya 2 kelas dengan jumlah guru 16 orang. Pada saat itu SMP 1 Bangli masih bergabung dengan Sekolah Guru Bawah (SGB) Negeri Bangli. Selama kurun waktu 5 Dasa Warsa SMPN 1 Bangli mengalami beberapa kali pergantian pimpinan. Pada awal berdirinya SMPN 1 Bangli dipimpin sementara oleh I Gusti Putu Recak. Pada tahun 1960 sampai dengan 1965 Kepala SMPN 1 Bangli adalah I Wayan Samba. Kemudian di periode berikutnya yaitu tahun 1965-1977, SMP Negeri 1 Bangli dipimpin oleh I Ketut Temaja. Pada tahun 1977-1997, SMP Negeri 1 Bangli dipimpin oleh I Dewa Made Surata dan digantikan oleh I Gusti Made Oka, S.Pd (Tahun 1997-2008). Tahun 2008 -2021, SMP Negeri 1 Bangli dipimpin oleh Drs. I Wayan Widiana Sandhi, M.Pd. Dan pada tahun 2021 hingga sekarang SMP Negeri 1 Bangli dipimpin oleh I Wayan Agus Adi Wiguna, S.Pd., M.Pd.


B. Spirit Inovasi Pengembangan Sekolah


1. Nangun mengandung makna sebagai sebuah gerakan, kesadaran, menjaga, memelihara dan mengembangkan
2. Vidyalayam mengandung makna sebagai pengetahuan, keharmonisan, sekolah dan keindahan
3. Sisya mengandung makna sebagai murid, pesona dan karisma
4. Mahottama mengandung makna berani, cerdas, keunggulan, dan pantang menyerah. 

Nangun Vidyalayam Siswa Mahottama mengandung makna sebuah spirit dalam meterjemahkan Visi-Misi Esaba ke bentuk aksi nyata yakni “ Bergerak Bersama Dengan Penuh Kesadaran Dan Harmonisasi Dalam Menjaga, Memelihara, Mengembangkan Esaba Sebagi Tempat Yang Indah, Nyaman, Menyenangkan Bagi Murid Dalam Mengekplorasi Pengetahuan, Ketrampilan, Dan Sikap Karakter Yang Cerdas Dan Unggul” untuk Terwujudnya Peserta Didik Yang Cerdas Berkarakter Profil Pelajar Pancasila.


C. Branding sekolah


Branding sekolah merupakan identitas sekolah sebagai ciri khas yang menunjukkan keunikan, kekuatan, dan keunggulan sekolah berdasarkan potensi lingkungan, peluang yang ada, dan memperoleh dukungan dari seluruh warga sekolah dan orang tua peserta didik. Branding sekolah dapat dikaitkan dengan pilihan prioritas nilai dalam nilai-nilai utama PPK dan didukung dengan jalinan nilai-nilai karakter lain. Branding sebagai ciri khas sekolah pada akhirnya mampu menjadi ciri khas yang unik yang membedakan satu sekolah dengan sekolah yang lain. Branding sekolah dapat menjadi daya tarik masyarakat dalam menentukan pilihan pendidikan. Branding disusun berdasarkan analisis konteks dan potensi lingkungan yang ada, visi, misi, dan nilai-nilai inti (core value) sekolah. Oleh karena itu kepala sekolah bersama dengan warga sekolah dapat menentukan branding sekolah sebagai ciri khas yang diunggulkan.


D. Maskot Sekolah


Maskot adalah iconic atau ciri kekhasan suatu daerah dalam bentuk atau benda yang dapat berbentuk seseorang, binatang, atau objek lainnya yang dianggap dapat membawa keberuntungan dan untuk menyemarakkan suasana. SMP Negeri 1 Bangli mengusung Bunga Pucuk Arjuna sebagai maskot sekolah yang memiliki akronim.

“BerkaRAKter dan berpresTAsi untuk mewujudkan Peserta didik yang Unggul, Sehat, serta Peduli Alam”

Deskripsi makna nilai yang terkandung dalam Maskot Esaba yakni bunga Pucuk Arjuna adalah:

Memiliki lima kelopak; melambangkan Pancasila lambang negara, pedoman hidup bangsa. (Makna Karakter)
Warna merah; melambangkan keberanian bersaing /berjiwa kompetitif untuk mencapai tujuan pendidikan. (Makna Prestasi)
Benang sari berwarna kuning; melambangkan keperkasaan, kegagahan, dan produktivitas tinggi. (Makna Unggul)
Daun Pucuk Arjuna dipergunakan sebagai obat tradisional. Dengan menanam banyak pohon bunga Pucuk Arjuna, lingkungan sekolah tampak lebih hijau, rindang, indah sehingga udara dan lingkungan sekitar terasa sejuk jauh dari polusi. ( Makna Sehat & Peduli Alam).


E. Visi dan Misi SMP Negeri 1 Bangli

1. Visi
“TERWUJUDNYA PESERTA DIDIK YANG CERDAS BERKARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA”

2. MISI
1. Menumbuhkembangkan sikap spiritual, disiplin positif melalui pembiasaan dan berperilaku sopan, berdasarkan budi pekerti yang luhur sebagai sumber kearifan dalam bertindak;

2. Meningkatkan standar pelayanan minimum yang meliputi standar isi, proses, penilaian, dan pengelolaan;

3. Melaksanakan pembelajaran yang kreatif, inovatif berorientasi pada pemenuhan kebutuhan peserta didik;

4. Mengoptimalkan aset sumber daya dan mengembangkan potensi sekolah;

5. Pengelolaan satuan pendidikan yang partisipatif, transparan, akuntabel dan demokratis;

6. Mengimplementasikan kurikulum merdeka dan P5 yang berdampak pada peserta didik;

7. Mengembangkan Lingkungan Sekolah yang bersih, aman, nyaman, ramah, dan menyenangkan;

8. Menghasilkan lulusan yang berilmu, cakap, kreatif, inovatif, dan berkarakter.


F. Program Unggulan SMP Negeri 1 Bangli

1. SENSASI
5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun) adalah program nasional dalam PPK dan UKS dalam memberikan pelayanan yang maksimal pada peserta didik.

2. SANISCARA MAPRANI

3. RASI
GLS yang dicanangkan pemerintah,ternyata pelaksanaanya belum mencapaihasil maksimal. Kegiatan literasi belum membudaya dikalangan wargaSMP Negeri 1 Bangli. Disebabkan oleh beberapa faktor seperti kendala waktu, minat dan sebagainya. Untuk itu perlu disusun program sekolah guna membudayakan literasi sekolah.

4. KOBER
KOBER adalah kotak kecil yang disediakan di sekolah dalam rangka peserta didik memungut atau menemukan uang dengan memasukkan ke dalam Kotak Berkarakter (KOBER ESABA) dengan terlebih dahulu menuliskan identitas peserta didik dalam buku yang sudah disediakan secara jujur dan mandiri.

5. GESIT

6. DARLING CANTIK

7. GERTAK
GERTAK adalah Gerakan tata kelola kebersihan di SMP Negeri 1 Bangli yang meliputi keseluruhan tata kelola lingkungan di sekitar sekolah yang akan bermanfaat dan berhasil guna dalam kehidupan siswa di masyarakat.

8. JUUK BALI
Program ini dilaksanakan setiap hari Jumat dimana seluruh warga SMP Negeri 1 Bangli wajib menggunakan bahasa bali sebagai alat komunikasi dalam berinteraksi di luar jam pembelajaran di kelas. Bahasa Bali dipergunakan sebagai alat komunikasi pada forum resmi di SMP Negeri 1 Bangli seperti : Rapat, Pengumuman, Sosialisasi atau kegiatan lain di lingkungan SMP Negeri 1 Bangli.

9. ESABA BERBAGI EMPATI

10. GAE SALING MELAH

11. KELAPA BALI

12. SEKAR
SEKAR ESABA adalah kegiatan yang dilaksanakan setiap hari senin setelah upacara bendera melalui metode bervariasi oleh masing-masing guru secara bergantian memberikan penanaman karakter kepada peserta didik.

13. SABER
Saber (Sabtu Bersih) dilaksanakan setiap hari sabtu yang melibatkan seluruh siswa SMP Negeri 1 Bangli pada tiap tingkat per-kelas dengan melibatkan pembina kesiswaan, wali kelas, guru dan OSIS SMP negeri 1 Bangli.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profilku

Profilku